“Tidak pantas lagi aku berbisik, berpidato dan berteriak
Tidak perlu lagi aku sedih dan marah
bukankah itu adalah tanggung jawab kita masing masing”.pikirku dalam hati.
Biarkan saja mereka asyik dengan dunia mereka, toh ibarat kata pepatah yang mengatakan “barangsiapa yang menyemai benih maka dia yang akan menuai hasilnya”.
Akhirnya aku putuskan untuk tidak terlalu ikut campur lagi dengan segala tetek bengek urusan mereka sendiri.
Biarkan saja kata egois dan individualis menghujani diriku.
Aku sudah bosan dengan kata kata manis yang tidak pernah berujung dengan komitmen untuk konsisten. Lagian mereka juga sudah bukan anak anak lagi.
mereka sudah bisa berfikir untuk memilih dan memilah apa yang seharusnya diperbuat.
Dunia sudah mengatakan dan membuktikan kalau sekarang masih banyak orang yang terlindas kerasnya roda kehidupan yang diciptakan manusia manusia individualis.
Seandainya semua memikirkan hal ini. Jangankan untuk selembar baju baru, untuk segenggam beras saja masih banyak saudara saudara kita yang harus merangkak di balik timbunan sampah.
Apa mereka tidak memikirkan kalau termasuk kedalam orang orang yang beruntung. Lihatlah bumi ini dengan mata keikhlasan. Semakin banyak orang yang tidak beruntung di atas bumi ini.
Sadar akan hal ini tentunya akan merubah diri. Menyadari kalau semua ini adalah titipan.
Ah, Sudahlah….biarkan aku dengan duniaku. Aku hanya ingin mereka juga bisa tersenyum ketika merasakan kesakitan dan kepedihan akibat nasib yang tidak berpihak.
Lekaslah berdiri dan kejar mereka yang sudah jauh di depan. Bangkitlah dari jatuh dan biarkan luka itu terobati sendiri seiring perjuangan mengejar mereka.
Pacu jantungmu untuk terus bisa berlari, karena waktu tidak akan pernah ramah untuk menyapa dan menunggumu ketika berhenti.
Panas dan dingin tidak akan pernah kasian dengan capek dan lelahmu ketika beristirahat.
Iblis dan keturunannya hanya akan tertawa derai melihat semangatmu lekang di kalahkan oleh dirimu sendiri.
With challenge you will make a change.
by Dani Hidayat owner3 tokoshafiyya and founder TEM
Filed under: puisi
Wah..wah..keren tuh isinya..:D
makasih kang alex….blognya juga tuh